Diam-Diam Suka
Aku terbangun dari tidur. Kusibak tirai hitam yang menghiasi jendela kamar. Ku sambut pagi yang cerah dengan senyuman hangat. Ku ambil handphone yang terletak diatas meja belajarku, kemudian membalas sms dari teman-temanku yang masuk saat aku tidur. Kemudian pandangan ku beralih pada jam dinding yang bergantung indah di tembok kamarku. Tepat pukul 07.00 pagi. Aku tersentak!. “Astaga! Pagi ini aku ada mata kuliah dengan dosen paling killer,”aku menggerutu sambil bergegas menuju kamar mandi. Aku hanya bisa berharap semoga pagi ini tak bernasib na’as seperti pagi-pagi ku sebelumnya. Selesai mandi aku langsung menuju lantai dasar rumahku, dikarenakan kamarku ada dilantai 2. “Ma, aku pergi dulu ya,”teriak ku sambil menyambar sepotong roti yang sudah dioleskan selai coklat kacang kesukaan ku. Aku bergegas menuju mobil sport pribadi ku tanpa menghiraukan jawaban dari Mama terlebih dulu. “Ah, sial!. Macet lagi. Pasti dosen killer itu sudah tiba lebih dulu dikelas. Tamatlah riwayatku,”ujar...